AyudyaadminAyudya 239 577 posts
Di-posting September 2018
Lounge

[#JadiBisaUpdateAsianGames] - Toko Souvenir Asian Games 2018 di GBK Tidak Pernah Sepi Pembeli



Antrean toko souvenir Asian Games 2018 selalu penuh. Selain menyediakan uang, diharapkan calon pembeli juga bisa mempersiapkan mental dan fisik.

 

Masyarakat yang datang ke tempat pertandingan cabang olahraga Asian Games 2018, selain untuk menyaksikan atlet-atlet kebanggaannya berlomba, juga bisa membeli kenang-kenangan atau merchandise di toko resmi.

 

Seperti di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, stand merchandise terletak di zona Bhin-Bhin gate lima SUGBK. Pengunjung yang hadir bisa sekaligus datang ke area tersebut. Namun selain uang yang dipersiapkan, para pendatang juga harus menyiapkan mental dan fisik lantaran antrian yang mengular.

 

Memang terbukti, boneka tiga maskot Asian Games yakni Kaka, Bhin-Bhin, dan Atung paling dicari oleh atlet-atlet internasional, pengunjung, ofisial, hingga wartawan. Bahkan, beberapa waktu lalu atlet wanita bola voli Cina Taipei, Lai Xiang-Chen, menyiapkan 50 dolar AS atau setara Rp725 ribu untuk berbelanja souvenir pada Senin (20/8) sore di sela-sela latihan. 

Xiang-Chen datang bersama dengan tiga temannya. Mereka mengaku antusias dengan souvenir yang dijual di perhelatan Asian Games karena memperlihatkan keunikan dan ciri khas Asia. "Kapan lagi bisa memiliki barang khas seperti ini," katanya.

 

Namun, calon pembeli yang menginginkan souvenir tersebut harus rela menanti giliran masuk yang rata-rata waktu tunggunya 30-40 menit. Total penjualannya pun di luar ekspektasi, yakni sekitar 1.500 hingga 3.000 item per hari.

 

Tidak hanya di akhir pekan saja, minat belanja masyarakat ternyata juga membludak di hari biasa. Toko souvenir tersebut buka hampir 12 jam penuh dari pukul 10.00 pagi hingga 22.00 malam WIB. Dan yang mengejutkan adalah antrian tak pernah terputus.

 

Selain itu, beberapa calon pembeli juga ada yang mengeluhkan kondisi toko yang terlihat begitu kecil. Bahkan, pengunjung yang masuk harus dibatasi hingga 20 orang per kloternya.

 

"Saya sudah mengantri kurang lebih 20 menit. Lagi ditutup dulu tokonya, karena di dalam sudah penuh. Mungkin kapasitasnya tidak terlalu besar, jadi harus ganti-gantian," ujar salah satu pengunjung kepada SPORTKU, Minggu (26/8).

 

Revenue Vice Cordinator, Mochtar Sarman mengatakan, "Pembeli yang masuk ke toko kita batasi, karena menunggu yang belanja menyelesaikan transaksinya dulu. Tapi, kami selalu memberikan informasi di depan pintu masuk barang-barang mana saja yang habis. Hal itu setidaknya memberikan informasi bagi masyarakat yang masih antri".

 

Di sini sistem pembayaran yang diterima adalah non-tunai. Jadi masyarakat harus menyiapkan pembayaran melalui debit, uang elektronik, atau pun kartu kredit.

Setelah puas berbelanja pendatang juga bisa mencicipi kuliner yang tersaji di Zona Atung dan Zona Kaka. Lokasinya tak begitu jauh hanya butuh waktu lima menit jika berjalan kaki dari toko merchandise.

Ahmad_gmwbennyfmanurung
Sign In atau Register untuk berkomentar.
X
Registrasi Sekarang