AyudyaadminAyudya 239 577 posts
Di-posting September 2018
Lounge

[#JadiBisaUpdateAsianGames] - Pelari Estafet Indonesia Cetak Sejarah di Asian Games 2018



Indonesia menambah medali perak dari cabang olahraga (cabor) estafet 4x100meter putra di ajang Asian Games 2018.

 

Tim estafet 4x100meter putra mempersembahkan medali perak pada Asian Games 2018 untuk Indonesia. Empat pelari andalan Indonesia di kelas ini, Fadlin, Lalu Muhammad Zohri, EKo Rimbawan dan Bayu Kartanegara bertengger di peringkat kedua dengan catatan waktu 38,77detik.

 

Berada di peringkat teratas adalah kontingen Jepang yang meraih catatan waktu tercepat 38.16detik. Jepang pun berhak atas medali emas. Sedangkan di posisi ketiga Cina yang mengukir waktu 38.89detik dan menggondol medali perunggu.

 

"Kita semua sangat bersyukur pada hari ini tim estafet 4x100meter putra menjadi juara kedua alias meraih medali perak Asian Games. Seperti kita ketahui bahwa nomor 4x100meter ini termasuk yang kita targetkan untuk bisa mendapatkan medali," ungkap Tigor Tanjung, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI).

 

Dalam konferensinya di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Tigor juga memberikan apresiasi tinggi untuk keempat pelari Indonesia yang telah berhasil pecah rekor catatan waktu di nomor 4x100meter putra. Sebelumnya, tim yang sama catat waktu 39.03detik babak penyisihan.

 

"Tim ini adalah komposisi terbaik yang pernah kita miliki sebagai tim estafet 4x100meter dan itu dibuktikan bukan hanya dengan raihan medali peraknya. Tapi inilah untuk pertama kali impian kita pelari estafet 4x100meter Indonesia bisa meraih waktu 38,77detik," sambung Tigor.

Komposisi tim estafet 4x100meter putra di bawah asuhan pelatih Eni Nuraini memang telah melalui perjalanan panjang sebelumnya. Bongkar pasang posisi pelari juga telah dilakukan beberapa kali untuk bisa mendapatkan catatan waktu terbaik.

 

"Sebenarnya pembentukan tim estafet 4x100meter ini menarik karena harus melalui analisis dari tim pelatih, uji coba dan bongkar pasang pelari kemudian juga penempatan posisi pelari diubah-ubah. Pelari pertama ada Fadlin, disusul Zohri, Eko dan Bayu sebagai pelari keempat," jelas Tigor.

 

"Yang juga menarik dalam Asian Games ini adalah sebenarnya komposisi tim tidak seperti ini. Pelari terakhir sebelumnya adalah Yaspi Bobby namun setelah evaluasi tim kami menetapkan pelari terakhir adalah Bayu. Bukan berarti Yaspi tidak mampu, tapi kita melihat secara keseluruhan dan ternyata Bayu sebagai pelari terakhir melakukan tugasnya dengan baik," tutup Tigor.

Ahmad_gmw
Sign In atau Register untuk berkomentar.
X
Registrasi Sekarang