AyudyaadminAyudya 239 577 posts
Di-posting Agustus 2018
Lounge

[ #JadiBisaUpdateAsianGames ] - Lolos Dari Lubang Jarum, Pelatih Indonesia Lega


Timnas basket putra Indonesia melaju ke perempat final Asian Games 2018, meski kalah di laga terakhir kontra Mongolia, Sabtu (25/8).

 

Indonesia akhirnya lolos dari lubang jarum kala menghadapi Mongolia. Bagaimana tidak, di laga penentuan ini, anak asuh Fictor Roring sebenarnya wajib meraih kemenangan atau kalah minimal dengan selisih enam angka saja. 

 

Dan hal itu pun terjadi, sempat tampil dominan di awal laga, performa Indonesia ternyata terus menurun sehingga akhirnya Mongolia bisa unggul cukup jauh. Beruntung di kuarter tiga dan empat Indonesia mampu mengejar ketertinggalan sehingga menipiskan kekalahan menjadi 69-74.

 

Dengan hasil tersebut, Indonesia pun berhak lolos ke babak selanjutnya karena unggul head to head skor dari Thailand dan Mongolia. 

 

“Ini baru pertama kali dalam hidup saya, kita bermain di terakhir kaya begini. Kita ngga boleh kalah lebih dari enam poin di sini, sebenarnya kita mau menang, tapi saya lihat anak-anak terbebani, saya bisa lihat itu. Dari awal kita main ngga sesuai rencana, kalau di tinju kita dihajar terus dari karena main bertahan. Beruntung saat terakhir, anak-anak bisa menjaga margin enam poin, ini jelas baru pertama kali dalam hidup begini,” ucap Fictor Roring usai pertandingan. 

 

Senada dengan ucapan sang pelatih, kapten tim, Arki Dikania Wisnu pun menyebut Indonesia memang bermain buruk hari ini. Apalagi, masalah akurasi dan bertahan yang belum terselesaikan sejak pertandingan pertama melawan Korea Selatan.

 

“Kita main jelek hari ini, tapi beruntung masih bisa lolos dan itu penting. Banyak banget shoot ngga masuk, defence juga jelek, itu harus dibenahi di laga selanjutnya. Hari ini memang sangat sulit cari ritme bermain, tapi yang terpenting kita bisa lolos,” jelas Arki. 

 

Lolos diringi dengan kekalahan tentunya sebagai sinyal berbahaya bagi Indonesia. Apalagi di perempat fnal, Indonesia akan bertemu raksasa Asia, yaitu Cina. 

 

“Ya saya sadar memang tidak enak ada di situasi ini, tapi dalam sepak bola juga saya rasa seperti itu. Hitung-hitungan head to head sangat penting. Yang jelas saya tidak pernah katakan untuk kalah dalam sebuah pertandingan, jelas saya maunya kita menang,” lanjut pelatih yang akrab disapa Ito tersebut.


Sign In atau Register untuk berkomentar.
X
Registrasi Sekarang