AyudyaadminAyudya 239 577 posts
Di-posting Agustus 2018
Lounge

[ #JadiBisaUpdateAsianGames ] - Indonesia Raya Berkumandang di Subang


Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di venue downhill Asian Games 2018, di Subang, Jawa Barat, Senin (20/8).

 

Tak hanya sekali, lagu kebangsaan tersebut berkumandang hingga dua kali, yang menandakan bahwa 2 emas telah berhasil diraih oleh atlet balap sepeda Indonesia dari cabang MTB atau sepeda gunung tersebut.

 

Emas untuk Indonesia dari arena downhill disumbangkan oleh Tiara Andini Prastika yang berlomba pada kategori elit putri.

 

Di final run (babak final), Tiara finish dengan waktu tercepat, 2menit 33,056detik, yang membuatnya unggul atas rider Thailand, Vipavee Deekaballes yang mendapatkan medali perak. Sementara, medali perunggu direbut rider Indonesia lainnya, Nining Porwaningsih.

 

Medali emas lainnya, dipersembahkan oleh Khoiful Mukhib dari kategori elite putra. Dengan mencatat waktu 2menit 16,687detik, Mukhib menaklukkan rider kuat asal China Taipei atau Taiwan, Shengshan Chiang dan rider Thailand dan Suebsakun Sukchanya. Shengshan dan Suebsakun, masing-masing harus puas dengan medali perak dan perunggu.


Jalannya Race


Usai sesi seeding run kategori elite putri, dua rider Indonesia Tiara dan Nining menduduki peringkat teratas. Kondisi tersebut menjadi modal bagus bagi Indonesia untuk menghadapi final.


Pada awal sesi final run, terjadi beberapa kali pergantian pemimpin race, hingga kemudian Vipavee Deekaballes menduduki peringkat teratas.

 

Kondisi makin menengangkan, saat Nining, sebagai 2 orang terakhir yang melaju di lintasan, ternyata tak mampu mematahkan catatan waktu Deekaballes. Catatan waktu Nining hanya mampu menempatkan dirinya di posisi di bawah Deekaballes.

 

Dengan kondisi tersebut, maka harapan Indonesia tinggal tertumpu pada Tiara, sebagai rider terakhir di lintasan.


Harapan Indonesia untuk meraih medali emas akhirnya tercapai, setelah catatan waktu Tiara saat mencapai finish, berhasil unggul atas Deekaballes.

 

Sementara itu, hasil laga pada kategori elite putra sendiri cukup mengejutkan. Para penonton sempat dipaksa stres menantikan aksi rider Indonesia lainnya, Popo Ario Sejati, sebagai rider terakhir yang melaju di lintasan. Pasalnya, pada sesi sebelumnya atau seeding run, Popo merupakan rider tercepat.

 

Sebelum Popo melaju di lintasan, race sendiri dipimpin oleh Khoiful Mukhib, setelah mampu unggul atas juara Downhill Asia 2018, Shengshan Chiang.


Setelah menunggu beberapa saat, Popo akhirnya dinyatakan tidak bisa mencapai finish setelah mengalami crash (terjatuh).


Dengan demikian, Khoiful yang berada di hot seat (pemilik catatan waktu tercepat sementara) pun dinyatakan sebagai juara sekaligus berhak atas medali emas.

UnitedBusbyAhmad_gmw
Sign In atau Register untuk berkomentar.
X
Registrasi Sekarang