Gill21NewcomerGill21 0 1 posts
Di-posting Desember 2017
Tanya Rangers

Saya bingung harus apa, di tipu atau tidak?

Jadi awal kisah saya itu kemarin jam 00.18 tengah malam, saya mendapat telepon yang mengatakan bahwa nomor saya menjadi pemenang hadiah 7 juta rupiah dalam rangka pergeseran tahun 2017 ke 2018, awalnya saya kira hanya penipuan dan tidak saya angkat teleponnya, namun setelah beberapa saat nomor tersebut kembali menelepon saya. Hal yang saya sadari saat nomor tersebut menelepon selalu ada pemberitahuan ini "XLAAXIATAA by 6281927687849" dan kemudian seorang pria dibalik telepon mengaku dari pihak xl axiata tersebut mulai memberi saya ucapan selamat yang berisi bahwa saya telah berhasil menjadi pemenang dengan hadiah sebesar 7 juta rupiah, cara agar saya bisa mendapat saya perlu menggunakan kartu atm yang berisi dengan saldo minimal 5 juta di dalam atm tersebut dan karena atm tersebut milik saya yang hanya berisi 50 ribu rupiah "gagal" digunakan akhirnya esok paginya saya mencoba meminjam atm milik ibu saya. Tempat atm yang digunakan adalah mandiri dengan kartu atm cimb niaga syariah. Awalnya saya tidak curiga namun setelah mencoba menggunakan atm tahapannya beserta berikut, pertama masukan kartu atm, masukan pin, pilih transaksi lainnya, pilih mandiri e-cash, masukan kode yang saya tidak tau kode apa, masukan nomor rekening yang dituju, kemudian lanjutkan dengan menekan tombol benar atau ya sampai berhasil, dan diulang sampai 5x, kemudian saya diminta ke atm cimb niaga langsung awalnya di minta menunggu namun, saya penasaran apakah bertambah atau berkurang saldo atmnya, dan setelah saya cek saldonya berkurang drastis. Perlu di ingat bahwa satu atm cimb niaga tersebut terdapat 2 rekening rekening pertama merupakan rekening yang digunakan untuk menggunakan mandiri e-cash berisi sekitar 42 juta, sedangkan rekening kedua yang tidak digunakan apa apa berisi sekitar 200 juta yang merupakan tabungan untuk pergi haji. Bukan maksud untuk pamer kekayaan namun saldo tabungan di cantumkan agar pembaca bisa merasakan hal yang membuat kenapa saya bisa bingung. Kemudian setelah saya cek saldonya rekening pertama turun sampai Rp 117. 192 dan rekening kedua menjadi Rp 50.591. Saat saya tanya kenapa saldonya berkurang, pria dibalik telepon menjawab itu hanya karena proses pencairan dana tidak lebih tidak kurang. Dan saya percaya begitu saja, namun kemudian pria tersebut "meminta" atm lain agar bisa langsung "dicairkan", dengan jumlah saldo yang minimal 5 juta agar pencairan bisa langsung berhasil dan uang yang "terambil" akan dikembalikan termasuk hadiah 7 juta tersebut. Namun karena saya tidak memilki atm lain denagn isi yang minimal 5 juta maka saya mengatakan agar di batalkan saja, namun pria tersebut mengatakan bahwa saya harus mencoba dan berusaha meminjam atm teman, keluarga atau kerabat. Dan karena tidak ada yang memiliki minimal 5 juta, saya mengatakan saya menyerah saja dan membatalkan hadiah namun pria tersebut malah memberi alihkan kepada pria lain yang mengalu selaku manager, manager tersebut mengatakan hal yang sama bahwa rejeki haruslah diperjuangkan dan di usahakan saya setuju untuk hal tersebut namun jika perjuangannya terlalu merugikan dan menyulitkan saya lebih memilih mencari "perjuangan" lain yang lebih mudah di mengerti namun sang manager tersebut bersikukuh agar saya menyelesaikan tahap terakhir dan mencari atm berisi minimal 5 juta.dikarekan hal tersebut saya dan sang manager beradu mulut. Dan pihak dari "xl axiata" ini esok pagi jam 9 akan menelepon kembali dan "menagih" janji atm berisi minimal 5 juta tsb. Yang ingin saya tanyakan apa yang harus saya lakukan? Apakah harus menggunakan jalur hukum? Atau mungkin ada cara yang lebih neteal lainnya?

Maaf jika saya salah tempat dalam membuat pertanyaan. Saya sekarang sedang benar benar kebingungan. Mohon bantuannya.
  • P_prasBeginnerP_pras 10 110 posts
    Di-posting Desember 2017
    Jika menyimak ceritanya, tidak hanya sebatas "mengelus dada" , tapi marah bercampur aduk-aduk dan sebagainya. Sampai-sampai kopi panas yang harusnya saya sruput pelan, pelan dan pelan itu langsung saya teguk habis dalam-dalam.
    Bukan hanya sebatas penipuan kasus ini. Luar biasa, dari nominal yang "terkuras".  ATM1 dari 42 juta menjadi cuman 117.192 dan ATM2 dari 200 juta menjadi 50.591 juta. Bisa dibilang 242 juta ludes demi menebus nominal 7 juta rupiah dan tidak cukup sampai disitu, keesokan harinya masih dituntut untuk menyelesaikan tahapan penipuan berikutnya.
    Benarkah? bukan berita hoax kan ini, mohon maaf sebelumnya. Langsung saja dilaporkan kepihak yang berwajib untuk ditindak lanjuti. jika proses tidak memenuhi harapan lanjut ke jalur hukum saja. Operator jelas memiliki data dan bisa ditelusuri, begitu juga dengan pihak berwajib punya kewajiban tdk hanya sekedar mengusut, pelaku harus dipenjarakan dan dana harus dikembalikan. :/
Sign In atau Register untuk berkomentar.
X
Registrasi Sekarang