kingsaladin05Newcomerkingsaladin05 1 4 posts
Di-posting September 2017
Otomotif

8 Tradisi Unik yang Berhubungan dengan Kematian Ini Cuma Ada di Indonesia

Indonesia mempunyai ciri khas yang berasal dari ragam suku, agama, dan budaya. Saking banyaknya suku-suku di Indonesia tercinta, bermacam ritual unik di dalam kehidupan setiap hari pun banyak bertebaran di berbagai daerah. Baik yang berupa ritual unik ini seakan-akan menyebar di setiap inci aktivitas masyarakat sekitar. Baik itu acara yang lekat dengan unsur agama atau juga unsur bidaya.
Malah memakamkan orang sudah meninggal juga tak luput dengan bermacam upacara kegamaan. Uniknya tiap daerah mempunyai langkah yang beraneka ragam ketika mengurus seseorang yang sudah tiada.
Lokasi mana saja kah yang mempunyai kebiasaan pemakaman yang unik? Daripada jadi penasaran, mendingan liat saja tradisi atau upacara keagamaan yang berkaitan dengan kematian yang hanya dapat ditemukan di Negara Indonesia.

1. Trunyan, Bali
Selain Ngaben, penduduk Bali mempunyai sebuah cara proses pemakaman unik lainnya yang dinamakan Trunyan. Pemakaman tersebut berlokasi di Desa Trunyan, daerah Kintamani. Jasad orang yang telah wafat tidak akan dikubur, tetapi di tempatkan di bawah pohon taru dan kemenyan serta dipagari dari bambu anyam.

Yang unik, jasad yang sudah berbulan-bulan diletakkan begitu saja tersebut nggak menghasilkan bau menyengat. Konon katanya, pohon taru dan kemenyan itu yang membawa dampak jenazah itu tidak berbau dikarenakan wangi yang dihasilkannya.
2. Do’a Tahlil dan Yasin
Terkait dengan kematian, salah satu tradisi penduduk Indonesia yang menganut agama Islam yakni melaksanakan acara tahlilan. Dalam acara itu, ummat Islam kebanyakan berdo’a bersama dan membaca surat yasin di rumah jenazah ataupun bertempat di masjid dekat rumah.
Oleh karena itu, Indonesia menjadi salah satu wilayah yang memiliki jenis jasa unik untuk mendukung do’a tahlilan. Contohnya adalah jasa cetak yasin yang umumnya dibutuhkan oleh keluarga mayit. Di sebagian kota besar seperti Kota Jakarta, jasa cetak yasin murah merupakan salah satu jenis usaha yang jadi mata pencaharian warga Ibukota.
Untuk beberapa pendapat umat Islam di Indonesia, membaca tahlil dan surat yasin mampu diniatkan kepada orang islam yang telah meninggal. Hal itu bertujuan agar fadilah bacaan yasin dan dzikir sampai kepada orang yang telah meninggal.
3. Rambu Solo, Tana Toraja
Rambu Solo yakni upacara tradisi kematian masyarakat Toraja yang memiliki tujuan untuk mengantarkan arwah orang yang meninggal balik menuju keabadian dengan para leluhur mereka di sebuah area peristirahatan. Ritual ini memakan biaya yang lumayan besar.
Upacara ini sering juga disebut tradisi penyempurnaan kematian. Karena masyarakat yang wafat baru dianggap sah meninggal setelah semua proses tradisi upacara ini diselesaikan. Jika belum, maka orang yang meninggal tersebut cuma dianggap sebagai orang sakit atau orang lemah. Sehingga dia senantiasa diperlakukan seperti layaknya orang hidup, yakni ditidurkan di daerah ia biasa tidur dan diberi makanan dan minum bahkan senantiasa diajak berbicara.
4. Upacara Marapu di Sumba
Tradisi pemakaman Marapu tersebut dikerjakan oleh masyarakat Sumba. Upacara adat pemakaman ini terjadi di dalam tempat tinggal orang yang telah tutup usia dan mempunyai 2 tahap. Pertama jenazah ditutupi oleh kain hingga beberapa lapis kemudian diletakkan di dalam peti dari kayu. Kedua, jenazah disimpan pada posisi jongkok serupa bayi yang ada di dalam kandungan yang memiliki arti kelahiran pertama.
Kemudian semua pelayat perempuan silih berganti masuk ke dalam rumah dan duduk melingkar. Para perempuan disilahkan supaya menangisi hingga puas orang yang sudah meninggal dunia itu. Tahap kedua adalah menyiapkan kubur yang terbuat dari batu megalit. Batu itu ditarik bersama-sama keluar kampung bersamaan dengan upacara khusus.


5. Ngaben, Bali
Wilayah yang dikenal dengan sebutan Pulau 1001 pura ini juga tidak kalah dengan bermacam ritual yang unik. Bicara tentang upacara pemakaman, penduduk Bali mempunyai kebiasaan tertentu yang diberi nama Ngaben. Upacara Ngaben dikerjakan dengan langkah membakar jenazah di sebuah patung, biasanya berwujud lembu.

Masyarakat Bali percaya dengan membakar tubuh orang yang sudah meninggal, jiwa mampu terbebaskan dan menuju ke kehidupan baru sehabis kematian. Upacara adat Ngaben juga memakan modal yang besar. Maka bisa dikatakan Ngaben merupakan upacara pembakaran mayat yang termegah di dunia.
6. Mumifikasi, Tradisi Unik Suku Asmat
Mumi ialah jenazah yang diawetkan karena perlindungan yang berasal dar dekomposisi dengan cara natural atau buatan manusia, sehingga bentuk awalnya senantiasa awet. Mumi ini nggak cuma bisa kamu temukan di daratan Mesir.
Di negara Indonesia praktik ini nyatanya juga di anut di dalam kebudayaan dan adat masyarakat di papua. Adanya praktek mumifikasi terhadap orang suku Asmat kebanyakan hanya dipraktekkan terhadap kepala suku ataupun komandan perang yang dimumikan menggunakan bahan tradisional untuk memuliakan kepentingan histori dan rohani mereka.
7. Pemakaman suku Minahasa, di Sulawesi Utara
Suku Minahasa juga mempunyai kebiasaan pemakaman yang terbilang unik. Suku Minahasa memosisikan jenazah duduk seraya memeluk kaki. Menurut kepercayaan Suku Minahasa, posisi ini melambangkan situasi suci dan dapat menjadi untuk jenazah.
Selain hal itu, arah posisi mayat wajib dihadapkan ke sebelah utara yang konon cerita, leluhur orang Minahasa berasal berasal dari utara. Menariknya, mayat yang dikubur dalam kuburan yang terbuat dari batu ini dapat hancur jadi abu dengan tanpa ada tulang tersisa.

8. Tradisi Saur Matua di Sumatera Utara
Tidak semua kalangan bisa melakukan ritual Saur Matua yang berasal dari kebudayaan Batak tersebut. Saur Matua kebanyakan dikerjakan oleh orang yang meninggal pada umur yang benar-benar tua. Selain itu ritual ini dikerjakan oleh anak dari orang yang sudah meninggal yang sudah menikah dan memiliki anak keturunan. Dari anak-anaknya yang sudah menikah itu terhitung harus telah melaksanakan tradisi pernikahan.

Uniknya, di dalam perayaan Saur Matua melambangkan rasa senang, bukan duka. Ini dikerjakan karena orang yang sudah meninggal dalam usia yang amat tua dan anak-anaknya sudah mempunyai anak. Hal itu artinya orang yang sudah meninggal sudah sukses mendidik anak-anaknya hingga menikah dan tinggal menunggu kematian dengan rasa bahagia.

Sign In atau Register untuk berkomentar.
X
Registrasi Sekarang