andikakuNoviceandikaku 2 40 posts
Di-posting November 2015
Otomotif

Pentingnya - Isyarat Kode Touring

Untuk menyatukan komando, maka perlu digunakan aturan atau tata tertib dalam berkendara berjamaah atau touring konvoi. Penggunaan aturan baik itu kode-kode serta tata cara dalam berkonvoi perlu dipahami oleh para bikers.
Agar perjalanan dapat berjalan lancar dan tiba dengan selamat.

 

Rumus+dan+Tata+Cara+Touring+Sepeda+Motor.jpg

 

Bentuk Barisan Saat Touring

isyarat-formasi-2-baris-2.jpg

isyarat-formasi-parade-1.jpg

 

 

Isyarat Formasi Parade

 

kode-01.jpg

01- Lengan ditekuk ke samping bawah, telapak tangan menghadap belakang, artinya BERHENTI (STOP).

 

kode-02.jpg

02 – Lengan dan jari telunjuk diperpanjang lurus ke atas, artinya BENTUK SATU BARISAN.

 

kode-03.jpg

03 – Tangan membuka dan menutup dengan jari dan ibu jari lurus, artinya NYALAKAN LAMPU.

 

kode-04.jpg

04 – Lengan lurus ke samping bawah, telapak menghadap ke bawah, gerakan mengayun ke bawah artinya PERLAMBAT JALAN.

 

kode-05.jpg

05 – Lengan dengan jari telunjuk dan tengah diperpanjang lurus ke atas, artinya BENTUK DUA BARISAN.

 

kode-06.jpg

06 – Jari telunjuk menunjuk arah tangki sepeda motor, artinya ISI BBM.

 

kode-07.jpg

07 – Lengan lurus mengayun ke atas, telapak tangan menghadap ke atas, artinya PERCEPAT JALAN.

 

kode-08.jpg

08 – Pada sebelah kanan, kaki kanan lurus ke bawah, pada sebelah kiri, tangan kiri lurus ke bawah, artinya JALAN RAWAN BAHAYA.

 

kode-09.jpg

09 – Jari dikepalkan, ibu jari diarahkan ke mulut helm, artinya BERHENTI DAN ISTIRAHAT.

 

kode-10.jpg

10 – Lengan lurus dengan sudut 45 derajat, telapak tangan ke depan menunjuk dengan jari telunjuk, mengayun dari arah belakang dengan gerakan sebatas bahu, artinya MEMPERSILAHKAN UNTUK GANTI MEMIMPIN BARISAN atau MENYURUH UNTUK PINDAH KEDEPAN.

 

kode-11.jpg

11 – Gerakan telapak tangan menekan di atas helm dengan telapak terbuka ke bawah, artinya GANTI POSISI AGAR SEDIKIT MERUNDUK.

 

kode-12.jpg

12 – Tangan kiri lurus ke samping 45 derajat, tangan mengepal dan mengayun pendek naik turun, artinya MENYARANKAN BERHENTI UNTUK ISTIRAHAT.

 

kode-13.jpg

13 – Lengan lurus ke atas tepat diatas bahu, telapak tangan membuka menghadap kedepan, artinya IKUTI SAYA.

 

kode-14.jpg

14 – Lengan lurus ke samping sebatas bahu, jari telunjuk lurus, gerakan mengayun ke depan melewati helm, artinya BERHASIL SAMPAI TUJUAN.

 

 

Berikut ini sedikit pengetahuan tentang Rumus dan Tata Cara Touring yang mengacu dari Divisi Humas Mabes Polri.

  • Hand Code (Gunakan hanya Tangan Kiri)
    • Acungan jempol ke atas = konfirmasi tanda siap berangkat; atau salam brotherhood.
    • Satu jari = bentuk barisan konvoi menjadi satu kolom.
    • Dua jari = bentuk barisan konvoi menjadi dua kolom.
    • Lima jari = konvoi bubar untuk kembali bergabung setelah melewati rintangan (macet).
    • Jari mengepal = siap-siap berhenti (hanya untuk stop point) .
    • Menunjuk arah = siap-siap berbelok ke arah yang ditunjuk.
  • Foot Kode (Kode Kaki)
    • Turunkan kaki kiri = menunjukan adanya lubang di sebelah kiri.
    • Turunkan kaki kanan = menunjukan adanya lubang di sebelah kanan.
    • Turunkan kedua kali = menunjukan jalanan rusak, bergelombang, marka melintang, rel kereta api.
  • Horn Code (Kode Klakson)
    • Bunyi panjang = konfirmasi siap berangkat (hanya sweeper); tanda klotur putus (hanya sweeper); tanda konvoi sudah kembali komplit setelah terputus (hanya sweeper).
    • Bunyi berulang sering = permintaan emergency stop.
    • Bunyi pendek dua kali = salam brotherhood.

Nah tata cara barisan seperti ini, hukumnya wajib dalam touring bermotor. Namun dalam keseharian bisa juga di implementasikan, yaitu agar menjaga jarak dengan kendaraan di depannya.
Jika suatu waktu kendaraan di depan anda mengerem mendadak, anda tidak akan ikut menabrak dan tertabrak juga.

 

Sign In atau Register untuk berkomentar.
X
Registrasi Sekarang